Kelompok Bimbingan Ibadah Haji & Umroh (KBIHU) Al-Khoiriyah

Senin, 10 Oktober 2011

Selama Berhaji, Para Jamaah Akan Terima Kartu Cerdas


REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH – Setiap jamaah yang tiba di bandara, pelabuhan atau pos perbatasan akan menerima kartu cerdas digital. Di kartu itu, tersimpan semua informasi. Hal tersebut diungkapkan oleh Asosiasi Kendaraan Umum (CGS) Saudi, Kamis (6/10).
Layanan peta digital juga akan diluncurkan untuk memantau bus melalui internet. Dengan peta ini, memungkinkan untuk mendeteksi masalah teknis, kerusakan dan bisa memantau bis mematuhi rute yang ditugaskan kepada mereka. Hal ini dilakukan untuk mengawasi 17 perusahaan yang menyediakan layanan transportasi sebanyak 19.000 bus selama musim haji.
Semua itu dilakukan karea CGS ingin meminimalisir kerusakan bus dan menghemat waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan jika ada kerusaakan. CGS merencanakan akan mengoperasikan 120.000 perjalanan Makkah ke Madinah bagi para jamaah haji.
Rencananya, 20.000 pengawas akan tertibat dalam operasi ini, selain anggota administrasi dan teknis, sopir dan teknisi perawatan bus. Fokus utama rencana transportasi ini untuk memastikan para jamaah melaksanakan ibadah haji dengan mudah, nyaman dan tenang.
Di Al-Shumaisi, jumlah petugas dari departemen paspor telah ditingkatkan agar lebih efisien membantu memeriksa identitas pengendara, mengatur lalu lintas dan menangkap jamaah ilegal. Hal ini sangat membantu menghemat waktu di pos pemeriksaan.
Sementara itu, di Makkah, juga telah disediakan awak wanita terlatih untuk memeriksa para jamaah wanita. Staf yang terlatih, alat yang modern sudah siap menjamin penyelesaian prosedur masuknya jamaah haji dengan mudah dan nyaman. Agar lebih aman, semua orang yang masuk akan diambil sidik jarinya.

Minggu, 09 Oktober 2011

Pesawat Pengangkut Jamaah Calhaj yang Terlambat akan Didenda


REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH – Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) mengumumkan akan memberikan denda kepada maskapai yang mengalami keterlambatan dalam penerbangan haji. Denda bisa mencapai 150.000 Real Saudi (RS). Jika keterlambatan melebihi 24 jam, denda bahkan bisa mencapai dua kali lipat.
Maskapai yang melakukan penerbangan tanpa izin, akan didenda lebih dari 30.000 SR. GACA menegaskan perusahaan akan didenda 50.000 SR jika tidak memberikan data akhir instruksi haji.Denda ini akan mulai berlaku terhitung sejak pekan depan di bandara King Abdul Aziz di Jeddah dan bandara Prince Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah.
Pemberangkatan haji sudah dimulai sejak 29 September hingga akhir Oktober. Pemulangan jamaaah akan dimulai 10 November hingga 10 Desember. Menurut peraturan GACA, saat penerbangan tidak diizinkan untuk singgah di dua terminal bandara lebih dari dua jam setelah kedatangan (sebelum haji)  dan lebih dari tiga jam sebelum kebarangkatan.
Sementara itu, untuk memeriksa paspor, petugas sudah ditempatkan di sekitar Makah untuk mengantisiapsi jamaah ilegal. Menurut komandan departemen paspor ibadah haji, Taghalib Bin Al-Harbi, titik masuk kota Makah juga memiliki tim wanita untuk memeriksa jamaah wanita selama musim haji ini.
Departemen ini telah menerapkan prosedur haji di bandara king Abdul Aziz di Jeddah, Prince Muhammad Bin Abdul Aziz di Madinah dan Pelabuhan Islam Jeddah.
Staf yang terampil dan alat yang modern anti pemalsuan sudah siap digunakan untuk menjamin penyelesaian yang mudah dan nyaman bagi para jamaah.  Agar lebih aman, semua orang yang masuk akan diambil sidik jarinya.