Kelompok Bimbingan Ibadah Haji & Umroh (KBIHU) Al-Khoiriyah

Kamis, 29 November 2012

Undangan Untuk Calon Jamaah Haji


Kepada Yth.
Calon Jama’ah Haji Tahun 2013-2014
di Tempat
           
Assalamu’alaikum wr.wb
Salam silaturahmi Kami sampaikan semoga Bapak/Ibu sekeluarga selalu sehat wal ‘afiat dan dalam curahan rahmat Allah SWT.
Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al-Khoiriyah merupakan salah satu KBIH di Cianjur yang mendapatkan izin dari Kementerian Agama RI untuk menyelenggarakan bimbingan haji dan umroh. Alhamdulillah, kami telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat yang menunaikan ibadah haji & umroh, sejak Tahun 2010 M/1431 H membimbing 70 orang jamaah, Tahun 2011 M/1432 H membimbing 44 orang jamaah dan Tahun 2012 M/1433 H membimbing 52 orang jamaah. Dan Insya Allah untuk musim haji 2013 M/1434 H telah terdaftar 49 orang jamaah untuk mengikuti bimbingan manasik haji. 
Oleh karena itu, kami mengajak kepada Bapak/Ibu calon jamaah haji untuk bergabung bersama kami. Pembukaan bimbingan manasik haji 2013 M/1434 H akan dilaksanakan pada
Hari/tanggal     : Ahad, 23 Desember 2012
Waktu              : Pukul 08.30 s.d 11.30 WIB 
Tempat            : Aula Mesjid Asy Syifa Maleber Kec. Karangtengah
Demikian undangan ini kami sampaikan, semoga bapak/ibu dapat hadir tepat pada waktunya. Atas perhatiannya, kami haturkan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Contact Person : 
H. Azam (081563172867)
Rizka (085861245921)

Mengoptimalkan Fungsi KBIH


Peran Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) masih diperlukan. Bukan saja oleh jamaah haji, tapi juga Depag.
Berdasarkan UU Nomor 17/1999 tentang Penyelenggaraan Haji, pembinaan terhadap jamaah haji, mutlak dilakukan. Hal ini untuk mewujudkan kemandirian jamaah dalam melaksanakan ibadah haji. Sejak dari pendaftaran hingga pelaksanaan ibadah haji.
Untuk membina dan membimbing jamaah haji ini, penyelenggara haji dalam hal ini Departemen Agama (Depag) harus melibatkan unsur masyarakat. Dari sinilah kemudian lahir Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Saat ini terdapat sekitar 1.800 KBIH di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.300 di antaranya telah terdaftar dan terakreditasi oleh Depag, untuk memberikan bimbingan manasik kepada calon jamaah haji. di kabupaten cianjur, terdapat lima KBIH yang telah mendapatkan izin dan terakreditasi.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Kholil Ridwan mengatakan, keberadaan KBIH sangat dibutuhkan. ”Banyak jamaah haji yang ingin melaksanakan haji dan meminta agar dibimbing oleh ustadnya (melalui KBIH),” ujar KH Kholil, pembimbing manasik dari Hudaya Safari.
Ketua KBIH Al-Khoiriyah Cianjur , H. Azam mengatakan, KBIH berfungsi membina dan membimbing jamaah dari Tanah Air hingga Tanah Suci dan kembali lagi ke Tanah Air. ”Pembinaan dan bimbingan manasik yang biasa dilakukan KBIH sebanyak tiga tahap, yakni pembinaan pra haji, saat pelaksanaan haji dan sepulang haji,” ujar Azam.
Azam juga mengatakan, bagaimanapun keberadaan KBIH sangat dibutuhkan. Bukan saja oleh jamaah haji, tetapi oleh Depag sendiri. ”Bahkan banyak petugas dari Depag yang akhirnya ikut mengekor pada KBIH,” jelas Azam, kepada Republika.
Azam mengatakan, walaupun akhir-akhir ini banyak pihak yang menggugat keberadaan KBIH, peran dan fungsinya masih sangat dibutuhkan. ”Jumlah jamaah haji mencapai 230.000 orang. Sementara, petugas hanya jumlahnya sangat terbatas. Bahkan, seorang petugas haji memiliki kewajiban membimbing dan mengawasi satu kloter. Ini jelas tidak efektif,” ujarnya.
Mengenai himbauan agar KBIH cukup membimbing jamaah haji hingga embarkasi, KH Kholil Ridwan mengaku tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Alasannya, peranan KBIH itu lebih banyak di lapangan (Tanah Suci). ”Kalau sampai di embarkasi, saya khawatir banyak jamaah yang akan kesulitan dalam mengerjakan prosesi ibadah haji selama di Tanah Suci,” ujarnya. Hal yang sama juga disampaikan H. Azam. Menurutnya, jika itu yang terjadi, ibarat anak, dia akan kehilangan panutannya. ”Ibarat ayam, dia kehilangan induknya,” filosofi Anas.
KH Kholil Ridwan dan H. Azam Zubaedi, menyatakan setuju kalau optimalisasi KBIH terus ditingkatkan. Namun, mereka juga mengharapkan Departemen Agama untuk tegas memberikan bimbingan dan arahan kepada KBIH. ”Tidak hanya sekedar pertemuan informal, yang kurang jelas arah dan tujuannya,” tegas Azam.
KH Kholil menambahkan, pihaknya juga setuju dengan langkah Depag yang mencabut izin dan melarang pembentukan pendirian KBIH baru. Sebab, selain sudah terlalu banyak KBIH, juga untuk menghindari makin banyaknya penipuan yang berkedok agama. ”Saya sudah buat edaran kepada Kakanwil di setiap provinsi agar tidak lagi mengeluarkan izin KBIH untuk musim haji mendatang,” kata Direktur Pembinaan Haji Ahmad Kartono.
KH Kholil mengharapkan ada aturan tegas yang mengatur batasan maksimal biaya bimbingan kepada jamaah haji. ”Saya mengusulkan, maksimal antara Rp 2-3 juta per jamaah. Dan itu belum termasuk dam,” ujar Kholil.

(Reported by Rizka)

Selasa, 23 Oktober 2012

Umroh Mubarokah..Paket Istimewa


UMROH MUBAROKAH!!!

PAKET ISTIMEWA...

Berangkat Bulan Februari, Maret & April

Dibimbing langsung oleh H. Azam Zubaedi

Antara Umrah dengan Umrah adalah Kafarat (menghapus dosa),
dan bagi haji mabrur tidak ada balasan pantas, kecuali surga.”
(HR. Bukhari & Muslim)

1.  Bimbingan Manasik (BPIH Biasa); dibimbing di tanah air hingga pelaksanaan di tanah suci.
2.  Menerima Pendaftaran BPIH Khusus/ONH Plus (lama perjalanan 26 Hari).
3.  Paket Umrah  (9 hari), dengan biaya US$ 1700 + Rp. 700.000,- 
   Fasilitas Khusus : Hotel Ajyad Makarim *4 (Mekkah; 200 m dari Masjidil Haram), Hotel Madinah Mubarok *4 (Madinah; 100 m dari Mesjid Nabawi)

Fasilitas Umum Sudah Termasuk :
1.Ticket Jakarta-Jeddah-Jakarta 
2.Airpot Tax Cengkareng & Visa Umrah
3.Transportasi darat selama di Arab Saudi
4.Bimbingan Manasik Umrah
5.Akomodasi Hotel & Makan tiga kali sehari
6.Muthawwif/Guide yang berpengalaman
7.Perlengkapan ibadah Umrah (seragam, Kain Ihrom, Mukena, Travel Bag)
8.Air zam-zam 10 liter

Program Belum Termasuk : pembuatan paspor, keperluan pribadi, buku kuning dan surat muhrim, transport cianjur-jakarta

Persyaratan :
1.Pasport yang masih berlaku Minimal 6 Bulan
2.Pas foto berwarna terbaru 4x6=8 lembar (tampak muka 80%)
3.Buku Nikah dan Kartu Keluarga asli bagi suami-istri
4.Surat muhrim bagi yang berangkat tidak didampingi muhrim
5.Semua persyaratan harus sudah diterima paling lambat 3 minggu sebelum waktu keberangkatan
6.Pendaftaran Paling lambat satu bulan sebelum waktu keberangkatan

Untuk Informasi dan Pendaftaran Hubungi Kami di
KBIH al-Khoiriyah (Izin No: Kw.10.3/3/Hj.09/6803/2010)
Jl. Didi Prawira Kusuma No.138 Maleber Karangtengah Cianjur  
Telp. (0263) 270863
H. Azam Zubaedi                :0815-6317-2867
Rizka Husnu Maulana       :0858-6124-5921

Jamaah Haji Rawan Tersesat di Mina











MADINAH — Lantaran lokasi yang cukup jauh, jamaah calon haji rawan tersesat di kawasan Mina. ‘’Ini karena jangkauan dari tenda ke jamarat yang cukup jauh, sehingga jamaah sering berhenti di pos-pos yang ada di Mina,’’ ujar Kepala Daerah Kerja Madinah, Akhmad Jauhari, Selasa (16/10).
Kendati begitu, Jauhari memastikan pihaknya akan mengantarkan jamaah yang mengalami kesulitan untuk kembali ke tenda-tendanya. ‘’Kami akan mengerahkan seluruh armada seperti mobil dan sepeda motor untuk mengantarkan jamah yang tersesat atau kelelahan untuk kembali ke pemondokan,’’ kata Jauhari.
Wilayah Mina yang menjadi lokasi tugas para petugas Madinah memang cukup luas. Karena itu, ada beberapa pos penjagaan yang disiapkan di sana seperti Pos Muassim 1,2, dan 3 serta Pos Jamarat 1,2, dan 3.
‘’Medan di wilayah Mina memang cukup berat. Apalagi seluruh jamaah berdatangan dalam waktu bersamaan. Semuanya berkumpul dalam tempat terbatas dengan jarak tenda dan jamarat yang cukup jauh,’’ lanjut dia.
Untuk itulah pihak Daker Madinah telah mempersiapkan tim-tim khusus untuk menyambut jamaah serta menempatkan petugas di sejumlah pos yang telah ditentukan. ‘’Petugas akan diarahkan untuk mobilisasi jamaah dari tenda ke jamarat serta menentukan rute agar jamaah tidak keluar jalur dan tersesat,’’ tambah Jauhari.
Jamaah juga diimbau agar mewaspadai kemungkinan terjadinya kejahatan yang mungkin menimpa. ‘’Sebaiknya bepergian secara berkelompok karena kalau bersama-sama sangat kecil kemungkinan untuk menjadi target kejahatan,’’ kata Jauhari.
Pada kesempatan berbeda, Kepala Satuan Operasi Armina Abu Haris mengatakan, ada sekitar 70 maktab untuk jamaah calhaj yang tersedia di Mina. Haris memastikan, petugas akan berkeliling untuk mengecek kedatangan jamaah di kawasan tersebut.
Selain itu, menjelang puncak haji mendatang, para jamaah calhaj diminta untuk mempersiapkan fisik dengan baik. Jauhari menyebutkan, jamaah sebaiknya mempersiapkan diri dengan baik. Misalnya dengan cara beristirahat yang cukup, menjaga stamina, dan memastikan fisik dalam kondisi baik.
sumber: jurnalhaji.com

Hari Ini, Jemaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah

Mekkah (Sinhat)-- Hari ini jamaah haji Indonesia  mulai bergerak dari pemondokan menuju Arafah. Keberangkatan jamaah dari pemondokan ke Arafah akan dibagi ke dalam tiga gelombang. Pemberangkatan jamaah gelombang pertama menuju Arafah dimulai pada pukul 07.00 waktu Arab Saudi (WAS).

Gelombang kedua akan diberangkatkan setelah Zuhur dan gelombang ketiga akan berangkat ke Arafah setelah Maghrib. Pembagian jam keberangkatan jamaah ke Arafah ditentukan oleh para ketua kloter dengan berkoordinasi dengan maktab. ‘’Setiap maktab akan mendapatkan 18 sampai 20 bus,’’ ungkap Kepala Seksi Transportasi Daerah Kerja Makkah, Denny Kusdyan, Senin (23/10) malam.

Secara keseluruhan total bus yang disediakan untuk mengangkut jamaah haji Indonesia pada puncak haji – Arafah, Muzdalifah, Mina dan Makkah – mencapai 2.041 unit.  Bus-bus itu dibagi berdasarkan maktab.  Setiap rute perjalanan jumlah bus yang disediakan telah disesuaikan dengan kebutuhan.

Kepala Daerah Kerja Makkah meminta agar seluruh jamaah haji yang akan berangkat Arafah berpatokan kepada jadwal yang telah disepakati oleh ketua kloter dan maktab. Pihaknya meminta agar jamaah tak menunggu di trotoar depan rumah sebelum ada pemberitahuan waktu keberangkatan.

‘’Jamaah juga kita minta bersabar dan tak berebutan. Karena jumlah bus yang disediakan akan mengangkut semua jamaah,’’ tutur Arsyad. Pihaknya juga meminta kepada petugas pengendali transportasi, petugas sector, dan kloter bekerja sama untuk berkoordiansi dengan pihak maktab untuk memastikan jadwal kedatangan dan keberangkatan bus.

Menteri Agama yang juga Amirul Haj, Suryadharma Ali, meminta agar petugas transportasi mencermati waktu keberangkatan jamaah dari pemodokan ke Arafah. Ia meminta agar jamaah jangan sampai tiba di Arafah pada tengah malam.

‘’Karena itu pastikan sebelum tengah malam jamaah semuanya sudah tiba di Arafah, hal itu penting agar jamaah tak kelelahan,’’ tutur  Suryadharma Ali. Pihaknya juga meminta agar jamaah membawa  makanan ekstra seperti kurma untuk menjaga adanya keterlambatan. (MCH/Heri R)

Dibaca : 1369 kali | Sumber : infohaji.com| File :

Minggu, 21 Oktober 2012

33 Calon Haji Jabar-Banten Gagal Berangkat


INILAH.COM, Bandung - Sebanyak 33 jamaah calon haji paket Jamaah Plus dari berbagai daerah di Jabar dan Banten yang rencananya akan diberangkatkan PT Almas travel gagal diberangkatkan.

Kegagalan keberangkatan calon haji ini, setelah terkatung-katung jadwal keberangkatannya selama tiga hari. Awalnya calon haji diinformasikan akan diberangkatkan dari kantor travel PT Almas Jalan Martadinata, Bandung, Kamis (18/10/2012) pukul 10.00 WIB. Namun, sehari sebelum keberangkatan pihak travel mengundurkan keberangkatan menjadi tanggal 19/10/2012.

Pengunduran kembali diinformasikan pihak travel menjadi tanggal 20/10/2012. Sebelum hari H keberangkatan, pihak travel kembali menginformasikan pengunduran hingga tanggal 23/10/2012. Informasi ini tentunya membuat khawatir calon haji yang semakin tidak jelas jadwal pemberangkatan. Pasalnya, berdasar informasi, Bandara King Abdul Aziz sudah menutup akses seluruh calon haji dari berbagai negara pada Senin (22/10/2012).

"Saat itu kami terus mendesak pihak travel untuk memberikan kejelasan soal pemberangkatan dan waktu ibadah haji. Pihak travel malah terus memberikan harapan, katanya tanggal 24 masih tetap bisa masuk Saudi. Tapi kami tidak yakin dan sudah memprediksi tidak akan berangkat. Nyatanya benar, Sabtu (20/10) malam pihak travel membatalkan keberangkatan kami," kata Jainudin, calon haji asal Pandeglang Banten.

Setelah didesak, pihak travel menyatakan kegagalan keberangkatan karena visa dari pihak Kedutaan Besar Kerajaan Saudi di Jakarta tidak dikeluarkan. Ini tentunya membuat kecewa para calon haji, sebab mereka sebelumnya sudah meyakinkan sudah mengurus administrasi termasuk visa dan seluruh calon haji bisa diberangkatkan.

"Kalau memang ada masalah, seharusnya diberitahukan kepada kami jauh-jauh hari hingga kami tidak berharap berangkat tahun ini. Kalau sudah kejadian seperti ini, kami tentu harus menanggung malu dari keluarga dan kerabat yang sudah melepas kepergian ibadah kami," tegas Jainudin yang sudah berangkat dari Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, sejak Rabu (18/10/2012) lalu.

Lebih disayangkan lagi, tutur Jainudin, sejak Rabu (18/10/2012) penanggung jawab travel, Yuli, susah dihubungi melalui telepon selulernya. Setiap ditelepon, Yuli kerap tidak mengangkat selularnya. Dia hanya membalas dengan SMS.

"Pengunduran dan pembatalan pun hanya disampaikan Yuli melalui pesan singkat. Kami jelas kecewa, mana bisa mengetahui permasalah secara gamblang kalau hanya melalui SMS," sesalnya.

Jainudin salah seorang dari 33 CJH yang gagal diberangkatkan travel Almas berharap, ongkos keberangkatan sebesar US$8.200 dikembalikan secara utuh. Hingga Minggu (21/10/2012) pihak travel belum memberikan konfirmasi soal pengembalian ongkos yang sudah disetorkan.

Penanggungjawab PT Almas Yuli melalui pesan singkatnya hanya memohon maaf kepada seluruh calon haji yang gagal berangkat atas terlambat dan terhambatnya komunikasi.

Dia menjelaskan, pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB telah final jika visa CJH PT Almas ke Tanah Suci dibatalkan. Untuk penjelasan dan penyelesaian lebih lanjut akan dilakukan setelah pengambilan paspor di kedutaan selesai.

Menurut Yuli, yang gagal berangkat haji melalui jalur plus se-Indonesia pada 2012 ini, jumlahnya mencapai 19.000 orang lebih.[jul]

Himpuh Tolak Haji Nonkuota






.
MAKKAH — Wakil Sekjen Asosiasi Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) Indonesia, Muhammad Hassan, menyatakan, mendukung upaya pemerintah yang akan melakukan perbaikan dalam pelayanan terhadap haji khusus
‘’Kami tidak akan mentolelir apabila ada anggota kami yang benar-benar terbukti melakukan kesalahan,’’ tutur Hassan. Namun, apabila anggota Himpuh terindikasi melakukan pelanggaran namun tak bisa dibuktikan kesalahannya, pihaknya bertanggung jawab untuk melindungi anggotanya.
‘’Himpuh tak pernah mendukung haji non-kuota,’’ cetus Hassan. Ia menegaskan, penyelenggaraan ibadah haji diatur oleh UU No 13 Tahun 2008.
Himpuh berharap agar pemerintah benar-benar melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan ibadah haji khusus. Hassan mendukung upaya pemerintah yang akan memberi sanksi bagi biro travel yang terbukti melakukan pelanggaran.
‘’Mudah-mudah dengan pertemuan ini, PIHK bisa kembali sesuai dengan khithahnya. Mudah-mudahan tak ada lagi jamaah yang dirugikan oleh oknum  biro travel yang berizin atau tidak berizin,’’ ucap Hassan.
sumber:jurnalhaji.com