Kelompok Bimbingan Ibadah Haji & Umroh (KBIHU) Al-Khoiriyah

Kamis, 23 Juli 2020

Daftar Haji Makin Mudah, Kemenag Siapkan Layanan Online dan Mobile

Bekasi (PHU)--Kementerian Agama terus berinovasi untuk memberikan kemudahan layanan kepada calon jemaah haji. Terbaru, Kemenag tengah menyiapkan layanan mobile dan online untuk pendaftaran haji.
"Kita siapkan dua inovasi, untuk memudahkan calon jemaah haji Indonesia yang ingin mendaftar haji, yakni melalui layanan mobile dan layanan online," kata Direktur Layanan Haji dalam Negeri Muhajirin Yanis di Asrama Haji Bekasi, Rabu (01/07).
Menurutnya, inovasi ini merupakan pengembangan dari layanan pelunasan secara online yang sudah berjalan sejak dua tahun lalu. Saat itu, pendaftaran online belum bisa dilakukan karena regulasinya masih disiapkan.
Kebutuhan akan inovasi ini semakin dirasa pada masa pandemi. Akibat proses pendaftaran masih harus dilakukan secara manual, maka layanannya dibatasi hanya lima jemaah per hari.
Dituturkan Muhajirin, sebenarnya Kemenag sudah merancang pendaftaran secara mobile dan online, namun masih terkendala regulasi. Apalagi saat pandemi seperti saat ini, pendaftaran jemaah di kantor Kemenag dibatasi hanya 5 jamaah per harinya, sebagai dampak tidak adanya pendaftaran secara mobile dan online.
“Rancangan Peraturan Menteri Agama atau RPMA terkait ini sudah dibahas sejak tahun lalu. Regulasi ini antara lain menjelaskan makna diktum pendaftaran haji di kantor Kemenag yang ada dalam UU No 8 tahun 2019,” terang Muhajirin.
“Regulasi ini mengatur bahwa kantor tidak sebatas diartikan secara fisik yang mengharuskan orang datang, tapi juga bisa dimaknai lebih luas, termasuk sebagai layanan virtual,” sambungnya.
Muhajirin menambahkan, jika regulasi tersebut sudah terbit, maka pendaftaran haji bisa dilakukan lebih fleksibel. Calon jemaah haji bisa memanfaatkan layanan mobile yang akan ditempatkan di sejumlah titik, tidak harus ke Kantor Kementerian Agama Kab/Kota setempat.
Selain itu, pendaftaran juga bisa dilakukan secara online. "Jadi pendaftaran bisa dari manasaja. Misal calon jemaah sedang berada di luar kota atau bahkan luar negeri, tapi KTP nya Gorontalo, maka dia bisa mendaftar haji dari kota atau negara tersebut untuk kuota Gorontalo melalui layanan online yang disiapkan," jelasnya.
"Format itu sudah selesai, tinggal menyiapkan server dan pengamanannya. Kita tidak perlu lagi kesulitan harus ada lembar pendaftaran, semua sudah berbasis digital," tandasnya. 
Penulis
Siaran Pers
Editor
husni anggoro

Batal Berangkat, Bagaimana Nasib Perlengkapan Jemaah Haji 2020?

Bekasi (PHU) --- Pemerintah Indonesia pada 2 Juni 2020 memutuskan membatalkan keberangkatan jemaah dalam penyelenggaraan haji 1441H/2020M. Lantas bagaimana nasib perlengkapan haji jemaah paska pembatalan keberangkatan tersebut?.
Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Nasrullah Jasam menerangkan Pemerintah dan Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS BIPIH) telah menyiapkan beberapa perlengkapan dan souvenir bagi jemaah haji yang telah melakukan pelunasan.
Ia menyampaikan, bagi jemaah haji yang telah menerima souvenir haji dari BPS BIPIH pada tahun 1441H/2020M ini tidak akan mendapatkan lagi souvenir pada musim haji tahun 1442H/2021 M yang akan datang.
Masing-masing jemaah menerima perlengkapan dan souvenir antara lain kain ihram, mukena serta kain batik haji. “Kami berkoordinasi dengan pihak BPS BIPIH, sesuai KMA 494 Tahun 2020, jemaah yang sudah mendapatkan perlengkapan haji tahun ini tidak akan mendapatkan lagi di tahun berikutnya,” kata Nasrullah saat Konsinyering Dokumen Pasca Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji di Bekasi, Jumat (03/07).
Lalu, bagaimana dengan jemaah haji yang sudah mendapatkan souvenir kemudian meninggal dunia? Nasrullah menjawab, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak BPS BIPIH, prinsipnya jika jemaah tersebut meninggal dunia kemudian porsinya dilimpahkan kepada ahli warisnya yang berbeda jenis kelaminnya dan sudah tentu souvenir hajinya juga berbeda, akhirnya disepakati souvenirnya dapat diganti.
“Misalkan jemaah haji yang meninggal adalah laki-laki dan ahli warisnya penggantinya berjenis kelamin perempuan, maka disepakati yang kain ihramnya diambil dan digantikan dengan mukena,” terang Nasrullah.
“Sementara untuk gelang jemaah, prinsipnya sudah semua jadi. Tinggal ditulis nama, kloter dan tahun keberangkatannya, itupun tergantung dengan Nota Kesepahaman (MoU) penetapan kuota jemaah haji oleh Arab Saudi. Tergantung situasi apakah kuota masih 221Ribu atau bertambah atau juga bisa jadi berkurang,” imbuhnya.
Terkait dengan dokumen-dokumen perjalanan haji, Nasrullah menyampaikan Kemenag akan menyiapkan video tutorial alur penyelesaian dokumen haji dengan e-visa. Tutorial ini selanjutnya akan dibagikan ke seluruh Kanwil Kemenag dan Kantor Kemenag Kabupaten Kota.
“Karena alur penyelesaian dokumen haji akan di Kanwilkan dan di Kankemenagkan, karena itu kita tidak mungkin melakukan sosialisasi sampai dengan Kankemenag yang jumlahnya 500an,” ujar Nasrullah.
“Maka kita buat semacam video tutorial juknis penyelesaian alur dokumen dengan e-visa,” sambungnya.
Penulis
Husni Anggoro
Editor
Husni Anggoro

Masuk Makkah Selama Musim Haji 2020, Saudi Terapkan Denda


Jakarta (PHU) --- Pemerintah Arab Saudi membatasi jemaah haji 1441H hanya untuk warga negara dan ekspatriat yang ada di sana. Diperkirakan jemaah haji tahun ini dibatasi tidak lebih dari 10ribu.
Bersamaan itu, Saudi memberlakukan aturan denda bagi orang yang masuk Makkah tanpa izin di musim haji 1441H. "Kementerian Dalam Negeri sudah mengeluarkan surat edaran terkait denda bagi yg melanggar masuk ke Mekkah dan Masyair Muqadasah (Arafah-Muzdalifah-Mina) tanpa Tasyrih atau izin yang di keluarkan oleh otoritas berwenang," terang Konsul Haji KJRI Jeddah melalui pesan singkat, Selasa (14/07).
"Dendanya sebesar SAR.10.000 atau sekitar Rp38juta dan berlaku kelipatan jika pelanggaran berulang," sambungnya.
Endang memahami aturan ketat yang diberlakukan Saudi. Menurutnya, hal itu dilakukan dalam rangka pencegahan berbagai potensi yang dapat mengganggu pelaksanaan haji di tengah pandemi, khususnya menjelang pelaksanaan wuquf.
"Aturan ini berlaku sejak 28 Zulqaidah sampai 12 Zulhijjah, atau 19 Juli hingga 2 Agustus," tandasnya.


Penulis
Kontri
Editor
Husni Anggoro

Pelimpahan Porsi Jamaah Haji


Sabtu, 22 Juli 2017

Umroh Promo Maulid 1439 H




Review Maskapai Penerbangan Umroh (bagian 2) Air Asia

Review Maskapai Penerbangan Umroh  (bagian 2)
Air Asia
Salam…apa kabar umroh traveler? Semoga baik dan senantiasa dalam lindungan-Nya. Tempo hari admin bahas tentang maskapai penerbangan umroh Lion Air, sekarang adamin coba bahas Air Asia.
Air Asia salah satu raja LCC di asia tenggara ternyata sudah lama punya penerbangan ke Saudi Arabia salah satunya ke Jeddah. Dengan rute melalui Kuala lumpur. Air asia menuju jeddah digawangi oleh Air Asia X (D7), salah satu anak perusahaan air asia grup yang melayani rute jarak menengah-jauh, diatas 4 jam. Dari jakarta/CGK kita dilayani indonesia air asia (QZ) dengan menggunakan pesawat berbadan kecil semodel a320 atau b787-800. Tapi terakhir kemarin bulan juni 2017, admin pakai pesawat airbus A320 yang berangkat dari jakarta malam hari sekitar pukul 20.30, penerbangannya on-time, sampai di Kuala Lumpur di terminal KLIA 2 yang pindah gate nya cukup jauh dan muter2. Kalau yang baru pertam kali bisa kesasar juga. Dipesawat dikasih makan dan minum dengan terlebih dahulu memesan di kounter cek in di jakarta, menunya nasi lemak pa nasser kalau tidak salah..lumayan enak, cocoklah buat lidah orang indonesia. Cuma ya harap maklum, LCC, mau minta tambah air minum harus beli, Rp. 20rb untuk the atau air mineral dalam cup kecil. Tapi perjalanan malam hari jadi gak kerasa, admin kebanyakan tidur. Perjalanan hanya 2 jam kurang. Kursi cukup nyaman, tidak ada IFE, dan banyak kursi kosong, mungkin karena malam hari gtu yah..sesampai di KLIA 2 admin langsung menuju gate selanjutnya, cukup jauh saudara2, jalan kaki, tapi bagi ada kursi roda dan mobil listrik gratis, hanya saja terbatas. KLIA2 cukup nyaman dan luas. Transit d KLIA2 sekitar 4 jam. Diisi dengan tidur ngemper dan ngobrol ngalor ngidul.
Di KLIA2 waktu itu pukul 12 malam, sebagian besar toko makanan/warung nasi-red, sudah tutup, yang tersisa hanya beberapa, termasuk Mekdi, waktu itu bulan puasa, admin keliling2 di KLIA2 nyari nasi untuk makan sahur  susah, tidak ada, banyak yang sudah tutup dan habis. Adanya burger di mekdi, akhirnya saur-lah  dengan burgernya mekdi,  serasa mimpi saur sama burger, beda sama di kampung…wkwkwkwk
Konter cek ini untuk penerbangan KL-Jed dibuka jam 4 pagi, admin akhirnya tiduran sambil di sekitar KLIA2, hampir semua pake karpet dan ada tempat free movie yang jok nya enak buat tiduran, Cuma udah penuh sama orang. Akhirnya tiduran dikarpet berjamaah dengan penumpang lain. Ada cerita menarik, lagi enak2 tidur, tiba2 punggung gatel, pas dilihat ee..ada binatang gigit, kalau di sunda namanya TUMILA…heran juga nih, apa gak pernah di vakum ni karpet di KLIA2, sampe gatel sekujur punggung sampai leher, akhirnya gak bisa tidur lagi. Nah tibalah waktu cek in, sekitar pukul 4, lumayan penuh berjubel, hampir semua penumpang untuk umroh, karena rute KL-Jed termasuk rute gemuk dan favorit untuk umroh karena harganya bersaing banget-murah meriah.
Nah..pesawat yang digunakan jenis wide body, A330, tidak ada IFE, karena lagi bulan puasa, tidak ada jamuan makan, kecuali bagi yang tidak puasa karena sedang shafar. Perjalanan kurang lebih 9 jam, dihabiskan dengan tidur dan baca2 buku dan majalah. Karena LCC, kalo kedinginan selimut pun harus sewa, RM 10, admin karena pake jaket jadi gak sewa selimut..hehe
Harga

Seperti tagline nya, now everyone can fly..memang harga air asia ini terkenal murmer, kalau beruntung dapat tiket promo bisa dapet hanya usd 200an..tapi one way…hehe…yah lumayan lah..kalo standar mah ya sekira USD 600-lah return…tapi jangan berharap banyak disuguhi macem2, udah bisa nyampe selamet aja alhamdulillah…hehe…kalau mau disuguhi macem2, makan, minum, dll, kita harus pesen pas cek in,,atau pas pesen tiket pesawat, atau bayar diatas…